Tuesday, July 7, 2015

Benarkah Bubuk Kunyit Kering Dapat Memutihkan Gigi?

SOF, Kunci utama dari senyum yang indah adalah barisan gigi putih yang bersih. Namun, umumnya perawatan pemutihan gigi membutuhkan biaya tinggi. Anda tak perlu khawatir, uraian berikut akan membantu Anda mendapatkan gigi putih dengan cara alamiah.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Dr Uchenna Okoye, Clinical Director di London Smiling Dental Group, membeberkan sejumlah penjelasan mengenai memutihkan gigi secara aman dan bisa dilakukan di rumah.

Stroberi

stroberi mengandung asat sitrat yang dapat meluruhkan kekuatan gigi Anda. Oleh karena itu, pilih stroberi yang sudah matang. Sebab, stroberi matang mengandung asam malat yang tinggi dan lebih lembut. Asam malat ini lebih “bersahabat” pada kecantikan gigi ketimbang asam sitrat.

Kunyit

Menurut Dr Okoye, segala hal yang bisa meninggalkan noda pada kemeja putih maka bisa mengotori gigi Anda juga. Tidak ada bumbu makanan yang bisa memutihkan gigi, terutama bumbu yang berwarna kuning. Jadi, mitos bubuk kunyit, kata Dr Okoye, adalah mitos yang bisa berujung pada bencana.

Kulit pisang

Benar. Sebab, kandungan kalium dan magnesium yang tinggi pada pisang efektif untuk menghilangkan noda pada gigi. Selain itu,Dr Okoye mengatakan bahwa kulit pisang bisa menjadi eksofiliator atau alat pengangkat noda dan kotoran pada gigi. Namun, kandungan pada pisang tidak bisa benar-benar membersihkan gigi hingga mencapai pori-pori. Namun, rajin melakukan perawatan gigi dengan rajin makan pisang atau menggosok gigi dengan kulit pisang, bisa menjadi alternatif murah untuk mendapatkan gigi lebih putih dan cantik.

Perbedaan Celana Jeans Mahal dan Murah

SOF, Celana jeans merupakan salah satu busana yang paling sering dikenakan dan digemari oleh banyak orang di seluruh dunia. Selain mengedepankan kenyamanan dan ketahanan, celana jeans pun dapat dikenakan saat menghadiri berbagai kesempatan. Anda bisa mengenakan celana jeans dalam kesempatan yang cenderung kasual, semi formal, hingga formal.

Sebagian orang paham betul bahwa hampir seluruh celana jeans memiliki karakteristik yang sama, seperti berbahan denim dengan zipper, kancing, dikenakan dengan tali pinggang, dan lima saku, termasuk sebuah saku kecil pada bagian depan untuk menyimpan koin. Namun, desain celana jeans dapat beragam sesuai potongan, ukuran, dan sentuhan terakhir maupun aksesori tambahan.

Namun, ternyata celana jeans lebih rumit ketimbang yang terlihat. Celana jeans tidak dapat dibuat layaknya busana bahan katun lemas dengan menggunakan mesin jahit biasa atau di rumah. Celana jeans dibuat oleh banyak tangan dan tahapan sebelum akhirnya dapat Anda beli dan kenakan. Celana jeans adalah salah satu produk industri pakaian yang melibatkan banyak perencanaan dan elemen produksi sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen.

"Celana jeans tidak dibuat dengan mesin, namun dibuat oleh manusia. Apabila melangkah mundur dan melihat industri secara keseluruhan, bagaimana banyak tangan yang membuat celana jeans, mulai dari fabrikasi, penjahitan, trimming, pengepresan, hingga pencucian, sangat luar biasa," ujar Amie Gaines, Kepala Perancang Busana di Level 99.

Setidaknya lima hal berikut dapat membedakan mana celana jeans mahal dan murah.

1. Jenis bahan yang digunakan
Jenis bahan katun yang digunakan, apakah katun premium yang merupakan bahan katun pilihan atau sintetis campuran baik yang organik ataupun tidak.

2. Kualitas manufaktur 
Artinya, apakah para pekerja bekerja di lingkungan yang aman dengan upah yang sesuai dan perlindungan ketenagakerjaan atau tidak.

3. Kualitas bahan denim
Bagaimana kualitas bahan denim setelah menerima berbagai "perlakuan," misalnya setelah berkali-kali dikenakan dan dicuci akan tetap pada warna dan ukuran semula atau malah memudar, luntur dan mengecil.

4. Detail yang diaplikasikan
Kualitas bahan baku seperti kualitas garmen, benang, zipper, maupun kancing.

5. Ramah lingkungan
Kepedulian terhadap penyelamatan lingkungan, seperti penggunaan bahan maupun zat pewarna yang dipakai apakah aman bagi lingkungan sekitar. Perlu dipikirkan juga apakah berpotensi menyebabkan pencemaran atau tidak.

Dari lima perbedaan ini, tentu Anda sudah dapat membedakan celana jeans yang harganya mahal dan murah. Dengan demikian ketika mengenakan celana jeans, Anda tidak hanya memperoleh kualitas, namun Anda juga turut menyelamatkan lingkungan serta memperhatikan kesejahteraan para pekerja dibalik pembuatan sebuah celana jeans yang nyaman untuk Anda.

Penggemar Celana Skinny JeansLebih Berbahagia

SOF, Celana skinny jeans merupakan salah satu koleksi mode yang wajib dimiliki oleh wanita modern sekaligus trendi. Gaya celana yang menyempit ke bawah ini ampuh dalam memperlihatkan lekuk tubuh Anda. Selain itu, skinny jeans terbilang mudah untuk dipadupadankan dengan ragam gaya blus atau kaus.

Menurut studi yang dirilis oleh Qualtrics, pilihan celana jeans favorit bisa menguak karakter seseorang. Namun, pada studi ini, mereka hanya fokus pada penggemar skinny jeans. Hasil penemuan dari studi ini sangat menarik.

Studi mengatakan bahwa pemakai celana skinny jeans merupakan orang yang berbahagia ketimbang mereka yang mengenakan jeans lainnya. Hal ini dibuktikan bahwa pemakai celana jeans merasakan sembilan persen lebih berbahagia. Selain itu, mereka juga dinyatakan sebagai sosok yang memiliki kepercayaan diri tinggi.

Lalu, mereka yang mengaku memiliki rasa percaya diri tinggi, sebanyak 12 persen dari mereka mengenakan celana skinny jeans dalam keseharian. Hal ini mungkin disebabkan potongan skinny jeans yang ketat dan membentuk tubuh, sehingga hanya orang-orang yang percaya diri yang berani mengenakannya.

Lucunya, studi juga mengatakan bahwa pemakai skinny jeans cenderung kurang peduli dengan kondisi alam. Mereka yang hobi mengenakan barang-barang daur ulang, hanya tujuh persen dari mereka yang suka mengenakan skinny jeans. Sebab, bisa jadi mereka lebih menyukai koleksi boyfriend jeans yang klasik.

Kemudian, para peneliti mengklaim, sebanyak 33 persen pengendara motor merasa nyaman mengenakan skinny jeans. Terakhir, studi mengarah pada cakupan demografi. Ternyata, celana skinny jeans lebih laris di area perkotaan ketimbang daerah atau pedesaan.

Jenis Pakaian yang Sebaiknya Dihindari

SOF, Busana yang Anda kenakan tidak hanya menyiratkan kepribadian dan karakter, namun juga tren yang sedang digemari. Di masa kini, tren busana semakin beragam dan berganti dengan cepat. Namun, Anda perlu memperhatikan bahwa ternyata ada jenis busana yang terlihat bagus saat dikenakan namun malah membahayakan kesehatan Anda.

Beberapa ahli menjelaskan tentang jenis busana yang tidak disarankan dengan alasan dapat membahayakan tubuh dan kesehatan sebagai seorang wanita. Apa saja jenis busana tersebut?

1. Celana jeans super-ketat
Josh Zeichner MD, dermatolog dan direktur penelitian dermatologi kosmetik dan klinis dari Mount Sinai Hospital, New York City menjelaskan, ketika Anda mengenakan busana yang terlalu ketat, maka bahannya akan langsung bergesekan dengan kulit. Akhirnya, Anda akan mudah terkena infeksi. Selain itu, busana ini juga membuat Anda lebih berkeringat yang menimbulkan jamur dan bakteri penyebab infeksi berkembang lebih mudah.

"Apabila Anda tetap ingin mengenakan celana jeans yang super-ketat, maka pilihlah bahan yang mudah renggang, cuci setelah beberapa kali pemakaian, dan hindari berjongkok dalam jangka waktu yang lama. Celana jeans jenis ini juga dapat menekan syaraf Anda dan menimbulkan masalah yang lebih serius," ujar Dr Zeichner.

2. Piyama 
Mengenakan piyama saat tidur memang tidak masalah. Akan tetapi, masalah akan datang apabila Anda mengenakan piyama namun jarang menggantinya. Jill Rabin MD, profesor obstetrik dan ginekologi di Hofstra North Shore-LIJ School of Medicine, New Hyde Park, New York mengungkapkan, piyama yang terus dikenakan dan lupa untuk dicuci akan mengganggu kesehatan.

"Ini berlaku khususnya bagi mereka yang tidur tanpa mengenakan pakaian dalam. Anda pasti tak mau piyama bersentuhan dengan urethra (saluran pembuangan air kecil) karena bakteri akan berpindah. Saran saya, tidurlah dengan mengenakan piyama bersih setiap malam atau setidaknya kenakan juga celana dalam bersih," tutur Dr Rabin.

3. Celana dalam seksi
Celana dalam berbentuk thong ketika terselip antara rektum dan vagina akan membawa bakteri dan virus yang dapat menyebabkan infeksi vaginal. Untuk itu, selain jangan terlalu sering mengenakan celana dalam semacam ini, Anda juga bisa menyiasatinya dengan mengenakan celana dalam yang lebih nyaman untuk Anda.

4. Legging 
Dr Zeichner menjelaskan, ketika legging menempel ketat pada tubuh dan semakin lekat pada kulit, maka gesekan akan lebih sering terjadi. Akhirnya, keringat dan minyak akan menempel dan menyebabkan bakteri berkembang biak. "Mengenakan legging tanpa dicuci setelah beberapa kali pemakaian akan menyebabkan infeksi jamur yang mengganggu kulit," ungkap Dr Zeichner.

5. Celana dalam berwarna
Mengenakan celana dalam berwarna cerah memang menyenangkan. Namun, ternyata celana dalam menggemaskan ini mampu menciptakan masalah pada tubuh Anda. "Bahan pewarnaan pada bahan selain katun yang masih baru dapat menyebabkan iritasi pada kulit di sekitar vagina dan akan cukup parah bila kulit Anda sudah sensitif atau Anda rentan terkena infeksi vaginal. Selain itu, celana dalam berwarna-warni dengan bentuk unik biasanya terbuat dari bahan sintetik. Oleh sebab itu, celana dalam berbahan katun adalah yang terbaik," terang Owen Montgomery MD, Ketua Departemen Obstetrik dan Ginekologi di Drexel University College of Medicine di Philadelphia.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes